Antusiasme Warga Desa Pondok dalam Mencegah Kekerasan Seksual Anak: Memanfaatkan Google Family Link untuk Keamanan Online”

Sukoharjo (19/07/2024)-Perkembangan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan memberikan dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya teknologi dan internet, kita menikmati kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas daring. Namun, kemudahan ini juga memunculkan tantangan baru, termasuk kasus kejahatan digital yang perlu diwaspadai. 

Balai Desa Pondok, Kec.Grogol, Kab. Sukoharjo, fasilitas wifi gratis telah disediakan untuk membantu warga dalam mengakses informasi. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh semua kalangan dari anak-anak hingga dewasa. Namun sayanganya, beberapa anak tampak menghabiskan waktu yang cukup lama bermain game dengan fasilitas tersebut. 

Dalam rangka mengatasi masalah ini, Tim KKN II Undip mengadakan pertemuan dengan PKK Desa Pondok di balai desa. Pada hari Jum'at, 19 Juli 2024, pukul 14.00 WIB, mahasiswa Undip menyelenggarakan pendampingan dan pelatihan bertajuk "Advokasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Dunia Maya". Acara yang dihadiri oleh 50 pengurus dan anggota PKK Desa Pondok ini berlangsung dengan metode presentasi dan pembagian poster. 

Program tersebut salah satu proker yang digagas oleh  Eksanty Amalia Syahrani dari  mahasiswa Fakultas Hukum. Dengan memaparkan cara penggunaan Google Family Link sebagai alat untuk melindungi anak-anak dari kekerasaan seksual di dunia maya. Acara ini mendapatkan sambutan antusias dari peserta yang ingin membuat akun Google Anak dan menggunakan Google Family Link. Melalui program ini, diharapkan para orang tua dapat lebih waspada dan terlindungi dalam memantau aktivitas daring anak-anak mereka. 

 

*Penulis: Ekshanty Amalia Syahrani, Fakultas Hukum, Program Studi Hukum

DPL: Dr. techn. Asep Muhamad Samsudin, S.T., M.T.