Kolaborasi Kreatif: Mahasiswi KKN Undip dan Ibu-Ibu PKK Desa Pondok Sulap Sampah Plastik Jadi Kursi EcoBrick yang Inspiratif

Sukoharjo (27/07/2024) - Di Desa, pengolahan sampah belum dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini dapat dilihat dengan masyarakatnya yang masih mengumpulkan dan membakar sampah dapat menghasilkan zat beracun. Permasalahan ini dapat berpotensi menyebabkan polusi dan masalah kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan. Untuk mengatasi hal ini, salah satu mahasiswi KKN Saniya Almasa Taqiya yang berasal dari Fakultas Sains dan Matematika program studi Kimia Murni, berupaya melakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan terkait pengolahan sampah, terutama sampah plastik. 

Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah plastik dengan cara yang lebih bijaksana dan berkelanjutan. Kegiatan ini dimulai pada pukul 16.00 WIB dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK dari RT02/RW08. Acara dibuka oleh Ketua PKK Desa Pondok, yang memberikan dampak positif bagi lingkungan desa. 

Mahasiswi KKN Saniya menjelaskan konsep Ecobrick, teknik pembuatan dan manfaatnya dalam penyuluhan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup sesi praktik langsung dimana peserta diminta untuk membuat Ecobrick dengan menggunakan botol plastik bekas dan berbagai jenis sampah plastik yang telah dikumpulkan. 

Selanjutnya kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengajukan pertanyaan mengenai Ecobrick dan pengololaan sampah plastik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkkan Desa Pondok dapat menjadi panutan bagi desa-desa lain dalan pengelolaan sampah plastik yang inovatif dan berkelanjutan. 

*Penulis : Saniya Almasa Taqiya, Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Kimia

DPL: Dr.techn. Asep Muhamad Samsudin, S.T.,