Mewujudkan Generasi Emas yang Sehat dan Berkualitas dengan Program Imunisasi Rutin dan Lanjutan

Sukoharjo (27/07/2024)-Imunisasi adalah program pemerintah yang bersifat wajib untuk mencegah penyakit menular yang dapat menyebabkan kecacatan atau bahkan kematian. Melalui vaksinasi, tubuh dapat membangun kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Berdasarkan Permenkes No. 12 Tahun 2017, imunisasi dibagi menjadi dua kategori, yaitu dasar dan lanjutan. Imunisasi dasar mencakup BCG, hepatitis B, polio, DPT, HiB, dan MMR. Sedangkan imunisasi lanjutan meliputi vaksin untuk baduta (18-24 bulan) dan anak sekolah dasar atau sederajat melalui program BIAS. Selain itu, vaksin-vaksin tambahan seperti rotavirus, varsiela, Japanese Encephalitis, Tifoid, PCV, dan Hepatitis A.

Mahasiswa KKN Tim II Undip menggelar program pendampingan di Desa Pondok untuk ibu-ibu dengan bayi dan balita. Acara ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap dan lanjutan, serta memahami efek samping setelah penyuntikan dan dampak negatif jika imunisasi tidak dilakukan. 

Di bawah bimbingan Deviska Regilia, mahasiswa Kedokteran Universitas Diponegoro program ini dimulai dengan penyuntikan vaksin sesuai usia yang dilakukan oleh pihak puskesmas diikuti dengan sesi pendampingan dan diskusi personal dengan para orang tua. Acara yang berlangsung sekitar 2-5 jam ini dihadiri oleh 15 orang tua, bayi, dan balita. Setelah sesi berlangsung, booklet dan poster tentang imunisasi diserahkan kepada Ibu Bidan Desa Pondok dengan harapan bahwa materi tersebut akan meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya imunisasi untuk anak-anak mereka.

*Penulis: Deviska Regilia Novimeliana, Fakultas Kedokteran, Program Studi Kedokteran

DPL: Dr.techn. Asep Muhamad Samsudin, S.T., M.T.